Semangat emansipasi wanita semakin terasa.Lihat saja kiprah para perempuan yang semakin eksis.Mereka kini telah mengisi kursi kabinet, parlemen,hingga menjadi pengusaha sukses.
Perjuangannya menuntut emansipasi yang dilakukan Raden Ajeng Kartini telah membuka cakrawala baru bagi negara ini.Betapa tidak,ketika teknologi informasi hanya berupa buku,majalah,kertas dan alat tulis,Kartini yang masih sangat muda mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan hanya melalui surat-menyurat dari tempat tinggalnya di tanah Jawa.Dengan kegelisahannya yang memilukan,dia bergulat mencoba keluar dari pikiran dan tradisi feodal di sekitarnya.
Potret ini tentu sebuah loncatan baru bagi Kartini agar masyarakat mampu menjadi kelas-kelas educated (terdidik). Tak sia-sia perjuangan sosok perempuan ini. Pemikirannya kini terus diperjuangkan para perempuan Indonesia.Lihat saja,kini para perempuan tak hanya menjadi “konco wiking”–teman di belakang.Kini kaum perempuan sudah mulai memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan.
Banyak tokoh perempuan kini yang memiliki peran besar di bidangnya masing-masing,mulai di kursi kabinet,parlemen,hingga di dunia usaha. Di kabinet,kita bisa melihat bagaimana Menteri Perdagangan Mari Elka berkiprah.Tak hanya mengurusi bidang perdagangan,perempuan lulusan bachelor dan master of economics dari the Australian National University,serta peraih gelar PhD dalam bidang perdagangan internasional, keuangan,dan ekonomi moneter dari Universitas California ini pun sangat peduli pada kaum perempuan.
Perempuan perkasa lainnya adalah Sri Mulyani.Dia adalah perempuan sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat direktur pelaksana Bank Dunia.Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010.Sebelumnya,dia menjabat menteri keuangan dalam Kabinet Indonesia Bersatu.Begitu berkantor di Kantor Bank Dunia,dia praktis meninggalkan jabatannya sebagai menteri keuangan. Fenomena semakin besarnya kiprah perempuan juga terlihat di PT Pertamina (Persero).Untuk pertama kalinya, Pertamina dipimpin seorang perempuan,Ir Galaila Karen Agustiawan.
Perempuan kelahiran Bandung,19 Oktober 1958,ini adalah lulusan Sarjana Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1978. Pemikiran cemerlang para perempuan juga sudah mengisi gedung parlemen.Rieke Dyah Pitaloka,misalnya.Dia adalah anggota DPR periode 2009-2014 dari PDIP untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat II.Rieke Dyah Pitaloka juga mendirikan sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Pitaloka yang bergerak di bidang sastra dan sosial kemasyarakatan.
Perempuan lain yang juga vokal bersuara di parlemen,antara lain Nova Riyanti Yusuf,Nurul Arifin,Vena Melinda,Angelina Sondakh,dan masih banyak perempuan lainnya. Para perempuan Indonesia kini juga semakin banyak yang sukses dalam berbisnis.Siti Hartati Murdaya,misalnya.
Hartati dikenal sebagai sosok pengusaha pekerja keras dan tidak pernah gentar untuk meraih kesempatan.Sosok lain yang juga sukses di dunia bisnis adalah Martha Tilaar. Perempuan asal Gombong ini pun sukses membangun imperium industri jamu dan kosmetika berkelas dunia.?
Seputar Indonesia




















