banner 728x90

Halal Bihalal AMPJT Sarana Persatukan Pemuda Jawa Tengah

unnamed (3)

Bertempat di Gedung Aula Kantor Kementrian Desa dan Transmigrasi jl Kalibata Jaksel, Angkatan Muda Perantauan Jawa Tengah (AMPJT) Jabodetabek menggelar Halal Bihalal 2016 Minggu (21/8/16). Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh – tokoh Paguyuban Jawa Tengah (PJT).
Angkatan Muda Perantauan Jawa Tengah (AMPJT) Jabodetabek menggelar Halal Bihalal 2016 di gedung adula Kantor Kementrian Desa dan Transmigrasi Jalan Kalibata Jakarta Selatan.
Disela acara tersebut Ketua AMPJT Nagus Muhammad menjelaskan, bahwa “AMPJT adalah Angkatan Muda Perantauan dari 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah di Jakarta dan sekitarnya
Sebagai organisasi sosial, AMPJT terus meningkatkan tali silaturahmi sesama Pemuda asal Jawa Tengah, untuk saling membantu saling mendukung dan saling melengkapi satu sama lain dengan pendekatan bedaya Jawa.

Selama ini AMPJT senantiasa membantu kegiatan-kegiatan internal maupun eksternal, seperti kegiatan di beberapa kementrian maupun Pemprov Jawa Tengah seperti kegiatan Mudik gratis bersama Gubernur Jawa Tengah maupun kegiatan pergelaran kesenian di TMII.

Dibidang ekonomi AMPJT juga terus menggelar pelatihan kewirausahaan bagi anggota serta ketrampilan lain, dengan melibatkan pengusaha-pengusaha asal Jawa Tengah yang sudah sukses di Jakarta.
Satu program yang kini di giatkan adalah Gerakan Amal seribu rupiah (GASEBU) untuk mewujudkan sarana aktivitas organisasi yaitu AMPJT Center. Disinilah kita ingin saweran mewujudkan Rumah AMPJT tersebut melalui gerakan amal seribu rupiah ini, nanti kita akan kerjasama dengan seluruh paguyuban Jateng untuk meningkatkan gerakan ini, bahkan akan kita buka rekening bagi donatur, papar Nagus Muhammad.

Sementara Pembina AMPJT Drs. Sudarmanto Leles MM dalam sambutannya menegaskan bahwa paguyuban sosial seperti AMPJT ini bukan organisasi provit tetapi non provit oleh sebab itu kita semua harus iklas, dalam berorganisasi. Bergabung di AMPJT ini akan bermanfaat bagi kita sendiri maupun manfaat bagi organisasi.
Leles juga menegaskan bahwa dengan berorganisasi maka kita akan membangun jaringan yang lebih kuat. Dan jaringan inilah yang nantinya bisa membuat kita sukses. Karena tanpa jaringan biarpun orang tersebut pintar, sulit untuk bisa sukses. Karena kepintarannya tidak bisa di aplikasikan, oleh sebab itu mari kita bangun jaringan tersebut di AMPJT ini, tegas Leles yang juga Pengusaha bidang Multi Media yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi Masyarakat Perantauan.

Diakuinya media sosial seperti Facebook, WA, Instagram, Zello, Twitter dan yang lain juga bisa kita jadikan sarana membangun jaringan, memanfaatkan medsos ini dengan baik.

Untuk Pemprov Jawa Tengah, Leles berharap agar jajaran Pemerintah Jateng maupun seluruh Pemkab serta Pemkot se Jawa Tengah, turut memikirkan pemuda-pemudanya yang di perantauan ini, bagaimana pemuda asal Jawa Tengah bisa maju, baik dalam berwirausaha maupun studynya. Oleh sebab itu kegiatan ini akan kita bawa untuk kita laporkan pada Gubernur Jawa Tengah, tegas Leles Sudarmanto. (Red)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan