banner 728x90

Alap Alap Pringgondani disuguhkan dalam Halal Bihalal & Pengukuhan PAKARI

pakari

Sabtu 6 Agustus 2016 bertempat di Plaza KTT Non Blok, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur, PAKARI (Paguyuban Keluarga Wonogiri) mengadakan halal bihalal 1437 H dan pengukuhan Pengurus Paguyuban PAKARI Periode 2016- 2021. Pengukuhan Pengurus PAKARI periode 2016-2021 ini merupakan rangkaian Kegiatan Musyawarah Anggota PAKARI yang telah berhasil memilih Ketua Umum baru, Leles Sudarmanto, yang melanjutkan estafet kepemimpinan PAKARI yang sebelumnya dijabat oleh Ibu Hj. Ari Susanto.

 

Pengurus PAKARI periode 2016-2021 dikukuhkan oleh Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo, Ketua Dewan Pembina atas nama Bupati Wonogiri. Dalam arahannya kepada Jajaran Pengurus, Daryatmo menyampaikan beberapa capaian PAKARI khususnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Selanjutnya kepada jajaran Pengurus, Daryatmo memberikan motivasi dan harapan positif demi kemajuan PAKARI.

Selain itu, Daryatmo juga menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri beberapa hal penting terkait potensi sumber daya masyarakat Wonogiri yang demikian besar yang semestinya diperhatikan oleh Pemerintah Pusat.

Masalah air di Wonogiri Selatan ketika musim kemarau dari tahun ke tahun belum teratasi dan seolah tidak menjadi perhatian pemerintah. Masyarakat bahkan harus rela berjam-jam dan berkilo-kilo berjalan kaki untuk mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sedangkan Indonesia sudah merdeka selama 71 tahun, harusnya permasalahan tersebut sudah dapat diatasi. Pemerintah harus turun tangan dan dengan sungguh-sungguh mengatasi permasalahan ini,” kata Daryatmo.

Masalah narkoba juga menjadi perhatiannya. Menurutnya, narkoba kini sudah mulai merambah ke kampung-kampung dan sangat memprihatinkan. Anak-anak usia pendidikan sudah mulai terpengaruh. Untuk itu, Daryatmo mengimbau pemerintah/aparat terkait untuk mengambil langkah-langkah efektif sehingga dapat menyelamatkan generasi muda khususnya di Wonogiri.

Kemudian soal pendidikan, sampai saat ini belum ada Perguruan Tinggi/Universitas di Kabupaten Wonogiri. Untuk hal ini, Daryatmo meminta Pemda Wonogiri untuk bersungguh-sungguh memperjuangkan, bergandeng tangan dengan potensi yang ada di Wonogiri untuk mendirikan Universitas agar pemuda-pemudi Wonogiri dapat melanjutkan sekolah ke jenjang Perguruan Tinggi tanpa harus keluar daerah.

Acara Pengukuhan Pengurus PAKARI dan Halal Bil Halal tersebut dikemas sekaligus untuk menunjukkan kecintaan warga PAKARI terhadap nilai-nilai budaya tradisional khususnya Wayang Kulit. Pagelaran Wayang Kulit disuguhkan dengan apik oleh Ki Dhalang Sambowo A.H. dari Wonogiri dengan lakon “Alap-alap Pringgondani”.

 

Hadir dalam acara tersebut Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar beserta Ibu Lindasari Agum Gumelar, yang juga merupakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Periode 2009-2014 , Direktur Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Ibu Dra. Sri Hartini, M.Si., Wakil Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, Ketua Paguyuban Kabupaten / Kota Se Jawa Tengah, Dewan Pembina dan Dewan Pakar, Anggota Paguyuban Keluarga Wonogiri ( Pakari ) di Jabodetabek serta Masyarakat umum tampak memadati Plaza KTT Non Blok TMII.
Acara Pakari yang digelar di TMII mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Wonogiri di Jabodetabek. Wayangan yang juga merupakan bentuk nguri-uri tradisi Jawa ini juga disiarkan live dari www.radiogglink.com serta www.tvlink.co.id (Rin)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan