banner 728x90

TNI TANAM PADI SERENTAK BERSAMA RAKYAT DI GIRIMARTO WONOGIRI

12364375_1001556929926462_985194603_o

WONOGIRI, Lahan seluas 62,5 Hektar yang berlokasi di Dusun Nglarangan Rt 02/01 Desa Jendi Kec. Girimarto Kab. Wonogiri menjadi lokasi Tanam Padi Serentak yang diprakarsai Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holti Kultura Kabupaten Wonogiri dengan TNI Jajaran Kodim 0728/Wonogiri serta Dinas/Instansi terkait di wilayah Kabupaten Wonogiri, yang dilaksanakan pada Minggu 12 Desember 2015. Hadir dalam acara tersebut, Ir. Safuan, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holti Kultura Kabupaten Wonogiri , Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Mirza Eka Junaidi yang diwakili Pasiter (Kapten Inf Tono), Camat Girimarto Suparmo, MM, Danramil-18/Girimarto Kapten Inf Sulistyo, dan anggota Polsek Girimarto, PPL Kecamatan Suwaro, SP, Kades Jendi Gatot Sugiyarto, Gapoktan “Ngudi Mulyo I” yang diketuai Sugiyanto dan kelompok tani yang didampingi Babinsa Desa Jendi Serda Sugito , dengan jumlah hadir + 45 orang. Lahan tersebut mendapat pengairan irigasi tersier melalui Dam DI (Daerah Irigasi) Jendi yang bisa mengairi Desa Tambak merang, Jendi dan Girimarto serta sebagian wilayah Kecamatan Sidoharjo bagian utara yang dikelola melalui GP3A, dengan adanya Dam DI Jendi dapat menanam padi sebanyak 3 kali dalam setahun namun hanya 2 kali tanam dengan hasil maksimal, karena Dam tersebut kalau musim kemarau panjang mengalami kekeringan mengingat Dam hanya menampung air hujan. Sebelum penanaman bersama didahului dengan pengarahan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holti Kultura Kab. Wonogiri Ir Safuan memberikan pengarahan kepada anggota kelompok Tani “Ngudi Mulyo I” sebelum kegiatan menanam dimulai, Kegiatan tanam padi secara serentak yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat ini adalah untuk mempercapat masa tanam, yang bertujuan untuk meningkatkan hasil tanam, karena masalah Pangan menjadi tanggung jawab bersama untuk meningkatkan swasembada pangan. Melalui UPSUS PAJALE (Padi, Jagung dan Kedelai) akan dilaksanakan sampai tahun 2017, tandas Ir Safuan. Acara juga diisi dengan tanya jawab dengan kelompok tani, dengan dilajutkan tanam Padi bersama dengan bibit padi ( Mekongga dan Situ Bagendit ) dengan menggunakan sistem tanam Jajar Legowo. (Rin-sterdim).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan