banner 728x90

Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 72 Kab. Wonogiri

IMG-20180711-WA0076

 

Wonogiri, Pada Rabu 11 Juli 2018 pukul 07.30 sd 08.30 Wib. bertempat di Alun – alun Giri Krida Bakti Kab. Wonogiri telah dilaksanakan kegiatan Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 dengan Thema “Dengan Semangat Promoter Polri Siap Mengamankan Agenda Kamtipmas Tahun 2018 Dan 2019”. Sebagai Inspektur Upacara Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Perwira Upacara Kasat Sabhara AKP Suyono, Komandan Upacara Kapolsek Baturetno AKP Subroto, SH, MH.

Hadir dalam kegiatan tersebut,. Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Wakil Bupati Wonogiri Edi Santosa. SH, Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede S.I.K M.I.K, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amruloh S.Sos, M.H, Kajari Wonogiri Dody Budi Kelana, SH, Ketua Pengadilan Negeri Wonogiri Mohammad Istiadi, SH, MH., Kapolsek Jajaran Polres Wonogiri, Danramil Jajaran Kodim 0728 Wonogiri, Jajaran Pemkab Wonogiri,. Tokoh Agama ,Tokoh pemuda dan Tokoh masyarakat.

Amanat Presiden RI Bapak H Joko Widodo dalam HUT Bhayangkara ke 72 ta 2018 yang dibacakan Bupati Wonogiri Joko Sutopo : Pertama-tama, atas nama rakyat, bangsa dan negara, saya menyampaikan capan selamat Hari Bhayangkara ke- 72 kepada segenap anggota dan keluarga besar kepolisian negara republik indonesia di manapun saudara berada dan bertugas, dari sabang sampai merauke, dari miangas sampai pulau rote. pada momen yang berbahagia ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya, kepada anggota polri yang dengan penuh kesungguhan bertugas di daerah pedalaman, di wilayah perbatasan, di wilayah terpencil, di pulau-pulau terdepan, serta yang sedang mengemban misi internasional di luar negeri.

Saya juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Polri yang telah bertugas di jalan-jalan raya untuk memastikan lalu lintas selama mudik lebaran berjalan lancar. saya menyampaikan apresiasi kepada anggota polri yang selalu hadir menjaga keamanan dan ketertiban sehingga umat islam bisa menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan dengan tenang. saya juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Polri yang bekerja keras agar penyelenggaraan Pilkada serentak di 171 daerah bisa berjalan secara aman dan tertib. Saya yakin apa yang dilakukan oleh setiap anggota Polri adalah wujud pengabdian terbaik kepada rakyat, bangsa dan negara. Seluruh anggota Kepolisian Republik Indonesia dimanapun berada tengah melaksanakan tugas mulia, terhormat dan membanggakan sebagai Bhayangkara negeri. Bhayangkara negeri yang selalu sigap menjaga keamanan, ketertiban serta memberikan pengayoman, perlindungan dan pelayanan kepada segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia.

Segenap anggota Polri yang saya cintai, pada peringatan hari Bhayangkara ke 72 ini, kita mendapatkan kabar baik karena dunia internasional telah menempatkan indonesia ke dalam daftar 10 negara teraman di dunia berdasarkan law and order index yang dikeluarkan oleh lembaga riset internasional Gallup’s law and order. Sebuah capaian yang membanggakan kita semua. sebuah capaian yang harus kita jaga dan pertahankan. sebuah capaian yang merupakan hasil kerja seluruh elemen bangsa. di dalamnya, tentu ada peran anggota Polri, ada kerja keras anggota Polri, serta ada pengabdian dan dedikasi anggota Polri.tapi, saya mengingatkan agar seluruh anggota Polri tidak cepat berpuas diri. karena, ke depan, Polri akan menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks. tuntutan dan harapan rakyat terhadap Polri semakin meningkat. Terlebih lagi saat dunia sekarang ini. terus berubah, terus berkembang dan bergerak dengan kecepatan tinggi yang membawa tantangan-tantangan baru, membawa ancaman-ancaman baru terhadap situasi keamanan dalam negeri. di era digital seperti saat ini, Polri harus mampu mengantisipasi perkembangan tindak kejahatan yang semakin beragam, berevolusi dalam berbagai wujud dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

Polri juga harus semakin siap menghadapi kejahatan yang bersifat transnasional seperti ancaman kejahatan siber, Human trafficking, Drug trafficking, sampai dengan Armed smuggling. selain itu, Polri harus terus meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan dalam menghadapi ancaman kejahatan terorisme. Terorisme adalah kejahatan luar biasa terhadap negara, bangsa serta kemanusiaan. Hampir semua negara di dunia menghadapi ancaman kejahatan terorisme ini. ancaman terorisme, bukan hanya terjadi di negara-negara yang sedang dilanda konflik. Tapi juga negara-negara maju seperti amerika serikat, Uni eropa juga sedang menghadapi ancaman yang sama.

Di tanah air, kita tidak akan pernah melupakan tindakan biadab dan pengecut dari para pelaku bom bunuh diri yang bukan hanya menimbulkan korban jiwa warga masyarakat tapi juga menjadikan aparat kepolisian sebagai target aksi terornya. Oleh sebab itu, saya minta agar seluruh anggota Polri jangan pernah lengah, tetap sigap dan waspada dalam menjalankan tugas. selalu mengembangkan diri dan melakukan terobosan-terobosan untuk terus mengatasi berbagai ancaman yang ada. Polri harus selalu melakukan pemetaan dini atas potensi ancaman keamanan dan ketertiban yang terjadi dalam masyarakat. selanjutnya, segera lakukan langkah-langkah pencegahan.

Selain itu, saya juga ingatkan, tugas-tugas besar telah menanti Polri mulai dari pengamanan rangkaian tahapan Pileg dan Pilpres 2019, pengamanan Natal dan Tahun Baru, hingga pengamanan agenda internasional seperti pelaksanaan asian games ke-18 dan pertemuan tahunan imf-bank dunia. Semuanya membutuhkan langkah antisipatif, memerlukan perencanaan yang detail dan matang, agar segala potensi kerawanan dapat dicegah dari awal. polri juga perlu senantiasa menjalankan perannya dalam menjaga kerukunan serta menjaga nilai-nilai kebinekaan. Polri harus terus mengantisipasi dan mencegah berbagai potensi konflik horizontal dengan mengangkat sentimen primordial, seperti mempertentangkan perbedaan suku, agama, dan ras.
Polri harus tetap membangkitkan rasa persaudaraan, menggalang kerukunan dan persatuan antar elemen masyarakat, sehingga kita tidak masuk dan terjebak dalam lingkaran permusuhan dan kebencian.

Segenap anggota Polri yang saya cintai,sebelum mengakhiri amanat ini, saya menginstruksikan seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk terus meningkatkan kinerjanya melalui upaya-upaya sebagai berikut :

Pertama mantapkan soliditas internal dan profesionalisme polri untuk menumbuhkan dan memperkokoh semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks.

Kedua lakukan perbaikan terhadap kelemahan-kelemahan yang ada, terutama dalam penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Ketiga tekan budaya koruptif dan hindari tindakan yang berlebihan atau kekerasan eksesif karena kontra produktif dan berdampak pada turunnya tingkat kepercayaan publik kepada polri.

Keempat kedepankan langkah-langkah pencegahan melalui proactive policing strategy dan tindakan humanis dalam menangani setiap permasalahan sosial yang timbul.

Kelima tingkatkan sinergi, koordinasi, dan komunikasi dengan tni dan semua elemen pemerintah maupun masyarakat sebagai implementasi pendekatan sinergi polisional.

Saya yakin dengan ikhtiar untuk melakukan perbaikan- perbaikan, terus memperkuat soliditas dan berpegang teguh pada profesionalisme maka polri akan bisa menjadi institusi yang semakin dipercaya rakyat dalam menjaga stabilitas kamtibmas, penegakkan hukum dan sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. demikian amanat saya, semoga allah swt, tuhan yang maha esa, senantiasa memberikan petunjuk dan ridha-nya kepada kita sekalian dalam melaksanakan pengabdian terbaik kepada rakyat, bangsa, dan negara.
“Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia Yang Ke-72. Terus Tegaklah Menjadi Rastra Sewakottama, Abdi Utama Nusa Dan Bangsa”. (Red)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan