banner 728x90

Ribuan Aparatur Pemerintah Desa Wonogiri Hadiri Sarasehan Bersama Ganjar Pranowo

IMG-20180210-WA0092

Wonogiri, Sabtu (10/2/2018) pukul 17.00 WIB – 18.00 WIB bertempat di pendopo Kabupaten Wonogiri telah dilaksanakan kegiatan Sarasehan Gubernur Jawa Tengah bersama Aparatur Pemerintah Desa Sekabupaten Wonogiri. Sebanyak 3000 aparatur pemerintah Desa menghadiri acara tersebut.

Hadi dalam acara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Bupati Kabupaten Wonogiri Joko Sutopo, Ketua DPRD Kab. Wonogiri Setyo Sukarno, Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa, Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede, Dandim 0728. Wng Letkol Inf Basuki Sepriadi yang sedang bertugas diwakilkan (Pasi Intel) Kapten Inf Sutrisno, Ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa (PAPDESI) Kabupaten Wonogiri Bapak Wuryatno (Kaddes Pokoh Kidul) beserta pengurus, seluruh asisten Sekda Kab. WOnogiri, Seluruh Camat Sekabupaten Wonogiri, ANggota Dewan Partai PDIP Wonogiri, Zainudin, Bambang Sadrianto, Joko Prayitno dan ribuan aparat desa.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran Gubernur Jateng di Wonogiri.

Ditengah Sarasehan  tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga memaparkan mengenai investasi. Pemerintah pusat menargetkan tahun 2017 harus ada kenaikan sampai 41 trilliyun. “Ditargetkan oleh pusat, Jawa Tengah tahun 2017 kemarin investasinya harus naik sampai 41 trilliyun, harus bisa dicapai, padahal ekonomi dunia lagi tidak baik,” ungkapnya. “Kemarin dilaunching dari Jakarta, kita ditarget 41 trilliyun, dapatnya 51 trilliyun,” imbuh Ganjar yang disambut tepuk tangan para peserta sarasehan. Menilik keberhasilan tersebut, Ganjar mengatakan bahwa Jawa Tengah sekarang itu seksi. “Seksi banget untuk investasi, orang tertarik untuk datang ke Jawa Tengah, tinggal kita menjaga tata ruang dan lingkunganya,” terangnya. Untuk itu, lanjut ganjar, berpesan kepada perangkat terkait perijinan untuk membuka lapangan pekerjaan yang memudahkan investasi.

“Program-program harus dijaga dana desa harus digunakan dengan baik karena dana desa akan naik maka pengelolaan desa baik maka desa akan makmur. Apabila ada industri besar masuk desa maka Bumdes bisa masuk dan bisa mendapatkan deviden tiap tahun” Tambah Ganjar Pranowo.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan