banner 728x90

Menggalang Spirit Satu Hati Melalui Gelar Budaya Wonogiri

IMG-20171023-WA0134

Jakarta – Pada Minggu 22 Oktober 2017 bertempat di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah telah terselenggara Gelar Budaya Kabupaten Wonogiri. Event budaya tersebut mampu menjadi magnet kehadiran masyarakat rantau Wonogiri di Jabodetabek.

Di bawah koordinir Asmaragiri Asosiasi Masyarakat Rantau Wonogiri perhelatan budaya Kabupaten Wonogiri menjadi sebuah event budaya AKBAR.

Tidak tanggung- tanggung Asmaragiri mengundang seluruh komunitas warga perantauan Wonogiri se Jabodetabek, lengkap dengan pataka kebesaran masing-masing komunitas.

Drs. Siswanto M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri hadir dalam acara tersebut mewakili bupati Wonogiri. Beliau mengungkapkan kebanggaanya menyaksikan guyub rukunnya warga Wonogiri yang merantau di Jabodetabek.

Hadir pula kalangan anggota dewan Kabupaten Wonogiri dan sejumlah tokoh masyarakat, termasuk aktor senior Dedi Soetomo yang mengaku memiliki hubungan emosional khusus dengan Kabupaten Wonogiri.

Perhelatan akbar Gelar Budaya Kabupaten Wonogiri terasa istimewa dengan hadirnya sejumlah delegasi paguyuban daerah dari 34 Kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kehadiran delegasi tersebut sekaligus dalam rangka memberikan apresiasi serta dukungan terhadap terpilihnya Drs. Leles Sudarmanto, MM sebagai Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah periode 2017-2022.

Dalam sambutannya, Drs. Leles Sudarmanto, MM menekankan pentingnya eksistensi dan peran generasi muda Jawa Tengah dalam ikut serta melestarikan Kebudayaan sebagai tonggak dalam mempertahankan kearifan lokal dan kesatuan nasional. Sejalan dengan visi misinya, Drs. Leles Sudarmanto MM bertekad membawa Paguyuban Jawa Tengah membawa organisasi yang mandiri dan berdaya guna bagi provinsi Jawa Tengah serta tetap bernaung di bawah payung Paguyuban.

Gelar Budaya Wonogiri mengetengahkan ragam kuliner khas Wonogiri dan sajian seni tari gambyong, Bambangan Cakil dan diakhiri dengan fragmen punokawan yang penuh kelakar dan pesan atau Guyon Maton. Bertindak sebagai pengiring sajian seni budaya adalah kelompok campursari Mayapada. (Red)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan