Jakarta – Walikota Solo Joko Widodo (Jokowi) banyak mendapat applaus dari masyarakat Jakarta. Kehadirannya saat menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Kencana di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Jakarta Pusat, Selasa (29/5), Jokowi yang juga sebagai salah satu calon Gubernur DKI mendapat banyak perhatian.
Saat menghadiri penganugerahan WTN, Jokowi mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna coklat. Ketika berada di luar gedung utama, ia langsung diserbu banyak orang sekadar untuk foto bersama.
Bukan hanya staf atau pegawai Kemenhub saja, namun tamu yang ada di Kemenhub yang berada disana juga demikian. Sampai-sampai walikota merasa kewalahan untuk meladeni para “fans” dadakannya itu.
Bahkan, ada salah seorang yang menyeletuk, “Kok enggak pakai baju kotak-kotak, Pak?”
Mendapat pertanyaan seperti itu, Jokowi menjawabnya sambil tertawa. “Ini kapasitasnya beda. Di sini saya sebagai walikota, jadi pakai baju seperti ini. Kalau Sabtu atau Minggu, baru pakai kotak-kotak,” terangnya.
Terkait pendapatnya dengan penganugerahan WTN Kencana, Jokowi menilai karena konsistensi Pemkot Solo dalam memanage kota, terutama yang berhubungan dengan lalu lintas dan manajemen transportasi. “Jangan sampai di tahun pertama baik, kedua baik, tapi setelah itu tidak. Konsistensi sangat diperlukan,” jelasnya.
Selain itu, dalam menata kota diperlukan grand design yang jelas. “Kalau di Solo itu move people not car, jadi yang digerakkan itu orangnya tidak menggerakkan kendaraannya. Jadi yang diperkuat adalah pedestriannya, jalur lambatnya,” tuturnya. Sementara untuk menata lalu lintas harus saling terintegrasi, baik manajemen lalu lintas yang baik maupun perbaikan sarana dan prasarana yang ada.
timlo.net
foto: detikoto




















