Wonogiri – Serangan hama wereng di Kabupaten Wonogiri, dilaporkan telah meluas ke ratusan hektare (Ha) sawah petani di 13 dari 25 wilayah kecamatan se Kabupaten Wonogiri. Pendataan luas areal sawah yang terserang wereng, totalnya telah mencapai seluas 920,5 Ha.
Dari pendataan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Hortikultura Kabupaten Wonogiri, diketahui 845 Ha sawah terserang dan 75,5 Ha lainnya mengalami puso atau gagal panen.
Kecuali itu, dilaporkan ada tambahan sawah yang terkena serangan wereng, yaitu di Kecamatan Selogiri, Eromoko, Slogohimo dan Tritomoyo. Luas serangannya menurut data terakhir mencapai luas 654 Ha, dengan rincian terserang seluas 580 Ha dan puso 74 Ha.
Kepala Dinas Pertanian Hortikultura Kabupaten Wonogiri, Ir Guruh Santosa MM, mengatakan, dampak serangan hama wereng batang coklat (WBC) telah memunculkan kredil rumput atau kredil hampa pada tanaman padi petani. Ada seluas 71 Ha sawah terkena kredil rumput, sebagai dampak dari serangan wereng.
Memberikan keterangan dengan didampingi Kabid Tanaman Pangan Ir Sutardi MMA dan Kasi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Samiyono STP, lebih jauh Guruh menyatakan, meluasnya serangan wereng karena adanya migrasi hama wereng yang tidak terkendali.
Menurut Guruh, meluasnya serangan wereng tahun 2011 ini, dipicu oleh pola tanaman padi secara terus menerus, dan tidak serempaknya gerakan tanam yang dilakukan oleh petani.
“Dengan pengalaman ini, mestinya para petani mulai sadar untuk merubah pola tanaman mereka. Agar diselang-seling dengan tanaman palawija untuk tujuan memutus siklus kehidupan wereng,” ujar Guruh.
Di sisi lain, harus ada pelarangan peracunan sungai dan air irigasi, agar predator pemangsa wereng tidak binasa. Juga perlu dilakukan pelarangan perburuan burung atau hewan lain yang selama ini diketahui menjadi pemangsa wereng.
Secara individual, dampak serangan wereng telah membuat kerugian besar di pihak petani. Meski demikian, Guruh menandaskan, dampak secara makro akibat wereng di Kabupaten Wonogiri, hanya mempengaruhi penurunan produksi sekitar 10 persen dari total seluas 1.106 Ha tanaman padi Kabupaten Wonogiri.
Sementara itu, demplot padi yang dirintis jajaran Kodim 0728 Wonogiri terbebas dari serangan wereng karena menggunakan pupuk organik.
Cybernews





















